[REFRAT/PENYAKIT DALAM] Gagal Ginjal Kronik dan Penyakit Kardiovaskular

PENDAHULUAN

                 Ada berbagai alasan mengapa seseorang dengan penyakit ginjal datang berobat atau dikonsulkan. Pasien tersebut mungkin mengeluh nyeri pinggang, baik yang baru saja terjadi atau sudah lama, mungkin juga oleh karena edema di tungkai, seluruh tubuh atau mengalami gangguan urin atau berkemih atau kelainan lain yang berkaitan langsung atau tak langsung dengan saluran kemih. Dapat juga pasien tidak mengalami keluhan, akan tetapi pemeriksaan laboratorium darah atau urin terdapat kelainan, seperti peningkatan kadar ureum dan kreatinin, atau kelainan pada urin. Kemungkinan lain dapat terjadi apabila pasien mempunyai penyakit sistemik yang melibatkan ginjal seperti lupus eritematosus sistemik (LES), diabetes mellitus (DM), dan lain-lain atau oleh karena mempunyai riwayat penyakit ginjal keturunan dalam keluarga (ginjal polikistik, sindrom Alport, dan lain-lain). (1)

                Pengelolaan penyakit ginjal yang efektif hanya dapat dimungkinkan bila diagnosisnya benar. Oleh karena pada kebanyakan penyakit ginjal tidak banyak keluhan atau kelainan yang spesifik, tidak semua penyakit ginjal dapat ditegakan diagnosisnya, sehingga seringkali diperlukan anamnesis dan pemeriksaan yang mendalam. Seperti juga penyakit yang lain, pemeriksaan fisis yang teliti dan pemilihan maupun interpretasi pemeriksaan laboratorium yang tepat amat membantu penegakan diagnosis dan pengelolaannya. Selain itu ginjal mempunyai kaitan yang erat dengan fungsi organ-organ lain dan demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu, walaupun yang dihadapi adalah pasien penyakit ginjal, haruslah kita menghadapi pasien secara utuh, bukan hanya ginjalnya saja, baik pada pengambilan anamnesis maupun pada pemeriksaan jasmani dan pemeriksaan lainnya. (1)

                Jumlah penderita penyakit ginjal meningkat terus. Berdasarkan data di Amerika Serikat, terdapat 1200 penderita per satu juta penduduk. Di Australia, 500 penderita per satu juta penduduk. Di Indonesia sendiri belum ada data yang pasti tentang jumlah pasien penyakit ginjal. (2,3)

                Gagal ginjal kronik terjadi setelah berbagai macam penyakit yang merusak nefron ginjal. Sebagian besar penyakit ini merupakan penyakit parenkim ginjal difus dan bilateral, meskipun lesi obstruktif pada saluran kemih juga dapat menyebabkan gagal ginjal kronik. Pada awalnya, beberapa penyakit ginjal terutama menyerang glomerulus (glomerulonefritis), sedangkan jenis yang lain terutama menyerang tubulus ginjal (pielonefritis atu penyakit polikistik ginjal) atau dapat juga mengganggu perfusi darah pada parenkim ginjal (nefrosklerosis). Tetapi bila proses penyakit tidak dihambat, maka pada semua kasus seluruh nefron akhirnya hancur dan diganti dengan jaringan parut.(4,5)

                Meskipun penyebabnya banyak, gambaran klinis gagal ginjal kronik sangat mirip satu dengan yang lain oleh karena gagal ginjal progresif dapat didefinisikan secara sederhana sebagai defisiensi jumlah total nefron yang berfungsi dan kombinasi gangguan yang pasti tidak dapat dielakkan lagi, dan ketidakmampuan ginjal secara gradual dan progresif untuk mengekresikan sisa metabolisme, urin konsentrat dan elektrolit. (4,6)

                Pasien dengan gagal ginjal kronis kemungkinan besar akan mengalami komplikasi terhadap sistem kardiovaskular. Sehingga hal inilah yang menarik penulis untuk membahas kaitan anatara gagal ginjal kronis dengan penyakit kardiovaskular.

 

 DAFTAR PUSTAKA 

  1. Suardjono, Aida Lydia et al. Gagal Ginjal Kronik. Dalam : Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II. Edisi 3. 1999. FKUI, Jakarta; 427-437
  2. Medicastore. Gagal Ginjal Kronik. Available at http://www.medicastore.com (online).Last updated 2002
  3. Prodjosudjadi W, Lydia A. Penatalaksanaan Anemia Pada Gagal Ginjal Kronik. Dalam : Simposium Current Diagnosis and Treatment. 2001. Hotel Borobudur, Jakarta
  4. Wilson, M Lorraine. Gagal Ginjal Kronik. Dalam Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. 1995. EGC, Jakarta; 1813-1881
  5. Vemelli, Mauro M.D. Chronic Renal Failure. Available at http://www.eMedicine.com (online). Last updated November 5, 2004
  6. Koren, Andrew M.D. Chronic Renal Failure. Available at http://www.shands.org.com (online). Last updated November 30, 2001
  7. Rajavel, Sudha M.D, Rosanna Yuk-Kuen Kao, MD,PhD. Neprology and Urology : Chronic Renal Failure. Available at http://www.v.org/adult/provider/familymedicine.com. Last updated Maret 21, 2004
  8. Mansjoer Am, et al. Kapita Selekta Kedokteran Edisi 3. 1999. FKUI, Jakarta
  9. Jameson, Larry J et al. Harrison’s Principles of Internal medicine, 12th Edition. 2000. Mac Graw Hill, New York; 2140
  10. Rani, Azis A, Soegondo Sidartawan et al. Standar Pelayanan Medik. Edisi Khusus. 2005. PB PAPDI, Jakarta; 152-155
  11. Hermawan, G. Ginjal Dan Hipertensi. Dalam Bed Side Teaching. Edisi 2. 1999.  Yayasan Kesuma Islam Kedokteran Surakarta, Surakarta; 50-62
  12. Wood, Morwenna Dr. Chronic Renal Failure and Its Progression. Available at http://www.renal@ed.ac.uk.com (online). Last updated Maret 8, 2005
  13. Supandiman, Iman. Anemia Pada Gagal Ginjal Kronik. Dalam : Ilmu Penyakit Dalam Jilid 2. 1998. Balai Penerbit FKUI, Jakarta
  14. Sidabutar, RP Suharjan. Gagal Ginjal Kronis. Dalam : Ilmu Penyakit Dalam Jilid 2. 1998. Balai Penerbit FKUI, Jakarta
  15. Roesma, J. Peranan Gizi Pada Penanggulangan Konservatif Gagal Ginjal Kronis. 1992. Perhimpunan Nefrologi Indonesia, Jakarta
  16. Sidabutar, RP. Hipertensi Esensial. Dalam : Ilmu Penyakit Dalam Jilid 2. 1998.  Balai Penerbit FKUI, Jakarta
  17. Pranawa. Pengendalian Tekanan Darah dan Perlindungan Organ Target : Hasil Uji Klinis. Dalam : Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan Ilmu Penyakit Dalam III. 2003. Banjarmasin
  18. Sloan, Elizabeth. Diet in Renal Failure. Available at http://www.renux@med.com (online). Last updated Maret 19, 2003
  19. Curhan GC, Norris KC, Wish JB. Living well with chronic kidney disease. American Kidney Fund 2004; (online), (http://www.kidneyfund.org.html, diakses 2 Mei 2005).
  20. Agha IA. Chronic renal failure. MedlinePlus Medical Encyclopedia 2003; (online), (http://www.medlineplus.com.html, diakses 2 Mei 2005).
  21. Johnson CA, Levey AS, Coresh J, et al. Clinical practice guidelines for chronic kidney disease in adult: part I. definition, disease stages, evaluation, treatment, and risk factors. American Family Physician 2004; 7:869-876
  22. Kennedy, David et al. Effect of Chronic Renal Failure on Cardiac Contractile Function, Calcium Cycling, and Gene Expression of Proteins Important for Calcium Homeostasis in the Rat. J Am Soc Nephrol. 2003; 14:90-97, 2003
  23. Locatelli, Francesco. Hypertension and cardiovascular risk assessment in dialysis patients. Nephrol Dial Transplant. 2004; 19: 1058-1068
  24. Watnick, Suzanne dan Gail Morrison. Kidney dalam Current Medical Diagnosis & Treatment, 45th Edition(e-book version). Editor : Tierney, Lawrence. McGraw-Hill, USA. 2006; p 907-14
  25. Skorecki, Karl, Jacob Green dan  Barry M. Brenner. Chronic Renal Failure dalam Harrison’s Principles of Internal Medicine 16th Edition(e-book version). Editor : Dennis L. Kasper et al. McGraw-Hill, USA. 2004; p 1703
  26. Raine, Anthony E. G, Ute Schwarz dan Eberhard Ritz. Hypertension and Cardiac Problems dalam Oxford Textbook of Clinical Nephrology (3-Volume Set) 2nd edition(e-book version). Editor : Alex M. Davison et al. Oxford University Press, Inggris. 1998; p 110
  27. Guyton, Arthur C dan Jhon E Hall.Peran Ginjal yang Dominan dalam Pengaturan Tekanan Arteri Jangka Panjang dan dalam Hipertensi: Sistem Terpadu untuk Pengaturan Tekanan dalam Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 9. EGC, Jakarta. 1997; p 227-98

 NB :

Diatas merupakan salah satu tulisan ilmiah saya yang saya buat untuk keperluan coass di RSUD Ulin Banjarmasin. Bagi teman-teman yang berminat untuk full text nya harap beri comment dan kirim email (berisi nama, kuliah/kerja dimana, dan untuk keperluan apa) ke alamat drbudiseptiawan@gmail.com, nanti saya akan kirimkan filenya.

Kalau tulisan ini berkenan dan bermanfaat comment please

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: